Tahap Pembangunan Pabrik Kimia
- Survey awal
- Evaluasi awal kelayakan ekonomi dan pasar
- Pengumpulan data yang dibutuhkan untuk rancangan akhir
- Evaluasi ekonomi akhir
- Rancangan rekayasa lengkap
- Pembelian
- Pembangunan
- Start up dan uji coba
- Produksi
Survey Kelayakan Awal
Tahap ini bertujuan untuk memberikan gambaran kesuksesan proyek dan mengumpulkan informasi tambahan yang diperlukan untuk menyusun evaluasi lengkap. Hal yang diperhatikan:
- Bahan baku
- Thermodinamika dan kinetika reaksi yang terlibat
- Fasilitas dan peralatan yang tersedia
- Fasilitas dan peralatan yang dibeli
- Estimasi biaya produksi dan investasi total
-
-
- Bahan baku, produk, dan bahan pembantu
- Import produk
- Kebutuhan produksi dunia
- Pabrik yang ada di Indonsia dan dunia
- Bahan baku, produk, dan bahan pembantu
-
- Keuntungan (ROI, DCF, IRR)
- Bahan konstruksi
- Pertimbangan keselamatan
- Pasar
- Kompetisi
- Sifat produk yang dihasilkan
- Penjualan dan layanan penjualan
- Batasan pengiriman dengan kapal dan peti kemas
- Lokasi pabrik
- Paten dan batasan hukum
Pra Rancangan
- Tahap ini digunakan sebagai basis penentuan apakah tahap selanjutnya dapat dilakukan /tidak. Tahap ini menggunakan metode aproksimasi.
- Tahap ini menggunakan data yang diperoleh pada survey kelayakan awal.
Tahap Perancangan Awal
- Penentuan basis perancangan
- Penyusunan DAP (unit operasi & proses, N. Massa&Energi, Spesifikasi Peralatan, Pengendalian Mutu)
- Estimasi ivestasi dan biaya produksi
- Penyusunan laporan hasil perancangan
Perancangan Perkiraan Detail
· Tahap ini menentukan lebih detail potensi biaya & keuntungan pabrik, meliputi investasi awal, biaya produksi, dan keuntungan
· Tahap ini menggunakan data perancangan sebelumnya, yaitu;
1. Proses produksi
2. N. massa & energi
3. Suhu dan tekanan operasi
4. Spesifikasi bahan baku dan produk
5. Perolehan, laju reaksi dan waktu siklus
6. Bahan konstruksi
7. Kebutuhan utilitas
8. Lokasi pabrik
Perancangan Detail
- Hasil perancangan detail digunakan untuk pembelian atau pembuatan alat serta konstruksi pabrik
- Laporan perancangan detail meliputi;
- Piping dan instrumentasi diagram
- Spesifikasi dan gambar detail alat
- Cetak biru konstruksi pabrik
- Spesifikasi unit pendukung pabrik
- Perancangan detail melibatkan ahli berbagai bidang.
Pertimbangan Pemilihan Proses
- Faktor teknis
- Bahan baku
- Limbah dan produk samping
- Peralatan
- Lokasi pabrik
- Biaya
- Faktor waktu
- Pertimbangan proses
1. Faktor Teknis
· Fleksibilitas proses
· Operasi kontinyu/batch
· Kebutuhan sistem pengendali
· Perolehan secara komersial
· Kesulitan teknis
· Kebutuhan energi
· Kebutuhan sistem tambahan khusus
· Kemungkinan penegembangan/penambahan
· Bahaya kesehatan dan keselamatan
2. Bahan Baku
· Ketersediaan bahan baku
· Kebutuhan pemrosesan awal
· Kebutuhan system penyimpanan
· Masalah penanganan bahan
3. Limbah dan Produk Samping
· Jumlah
· Nilai/harga
· Pasar potensial dn penggunaan
· Cara pembuangan
· Aspek lingkungan hidup
4. Peralatan
· Ketersediaan
· Bahan konstruksi
· Biaya awal/investasi
· Biaya pemasangan dan pemeliharaan
· Kebutuhan penggantian
· Kebutuhan rancangan khusus
5. Lokasi Pabrik
· Luas tanah yang dibutuhkan
· Fasilitas transportasi
· Kedekatan dengan pasar dan sumber bahan baku
· Ketersediaan fasilitas perbaikan dan energi
· Ketersediaan tenaga kerja
· Iklim
· Batasan hukum dan pajak
6. Biaya
· Bahan baku
· Energi
· Depresiasi
· Biaya tetap lain
· Biaya proses
· Kebutuhan tenaga kerja khusus
· Hak paten/lisensi produk
· Pengendalian lingkungan hidup
7. Faktor waktu
· Batas waktu penyelesaian proyek
· Kebutuhan pengembangan proses
· Batasan waktu pasar
· Nilai uang
8. Pertimbangan Proses
· Ketersediaan teknologi
· Bahan baku yang sama dengan proses lain
· Konsistensi produk yang dihasilkan dalam perusahaan
· Tujuan umum perusahaan
Pertimbangan Perancangan Pabrik
1. Kelayakan ekonomi
2. Kesehatan dan keselamatan
3. Pencegahan kehilangan
4. Perlindungan lingkungan hidup
5. Lokasi pabrik
6. Tata letak pabrik
7. Operasi dan pengendalian pabrik
8. Utilitas
9. Rancangan structural
10. Sarana penyimpanan
11. Penanganan bahan
12. Pertimbangan paten
1. Kelayakan Ekonomi
· Metode yang sering digunakan adalah, discunted cash flow/interest rate of return
· Metode yang lain, rate on investmen & payout periode
2. Kesehatan dan keselamatan
- Bahaya bahan kimia beracun, api dan kebakaran adalah 2 bahaya yang sering terjadi di pabrik kimia
- Bahaya kesehatan, tujuannya adalah untuk membatasi paparan dosis bahan kimia beracun dengan mengurangi/mencegah pemaparan. Indicator TLV (Threshold Limit Value), MWC (Max Work Place). Sumber informasi MSDS
- Bahaya api dan ledakan, inikator LFL/UFL (Lower/Upper Flammibility Limit)
- Keselamatan personal, adanya fasilitas kesehatan dan keselamatan untuk personal.
3. Pencegahan Kerugian
· Merupakan asuransi yang menytakan kerugian financial yang berhuhubungan dengan kecelakaan
· Secara umum meliputi:
a. Identifikasi dan evaluasi sumber bahaya utama
b. Pengendalian sumber bahaya dengan cara yang tepat
c. Pengendalian proses
d. Pengurangan kerugian bila terjadi kecelakaan
· Teknik sumber bahaya utama:
a. Hazard and operability study
b. Fault-tree analysis
c. Failure mode
d. Safety index
e. Safety audit
4. Perlindungan Lingkungan Hidup
· Penggunaan sumber daya alam secara tidak efisien
· Pencemaran (udara, air,zat padat, suara)
· Cara yang ditempuh, penggunaan bahan baku yang efisien dan hemat energi dan mengolah limbah
5. Lokasi Pabrik
- Ketersediaan bahan baku
- Pasar
- Ketersediaan energi
- Iklim
- Fasilitas transportasi
- Ketersediaan air
- Pembuangan limbah
- Ketersediaan tenaga kerja
- Batasan hukum dan pajak
- Karakteristik lokasi
- Perlindungan terhadap banjir dan kebakaran
- Factor komunitas (factor yang harus mempertimbangkan dalam survey kelayakan awal)
6. Tata Letak Pabrik
- Pengembangan baru dan penambahan lokasi sebelumnya
- Jenis dan jumlah produk yang dihasilkan
- Kemudahan akses dan kenyamanan opersional
- Distribusi utilitas dan jasa
- Jenis dan syarat bangunan
- Pertimbangan kesehatan dan keselamatan
- Syarat pembuangan limbah
- Peralatan tambahan
- Ruang yang tersedia dan dibutuhkan
- Jalan dan rel kereta api
- Kemungkinan perluasan di masa depan
7. Operasi dan pengendalian pabrik
- Metode yang digunakan adalah dengan menentukan variable perancangan, spt tipe proses dan jumlah tenaga kerja
- Pengndali otomatis digunakan untuk pengurangan biaya tenaga kerja
8. Utilitas
- Air, berupa kukus atau air
- Energi, bahan bakar/listrik
- Udara tekan
Air
- Air diperoleh dari 2 sumber: sumber milik pabrik (sumur,sungai) dan sumber air perkotaan
- Air digunakan sebagai air proses, air domestic dan kukus
Bahan baker
- Sumber utama: BBM, gas, da, batu bara
- Sebagai pembangkit enegi utk menggerkan peralatan proses dan menghasilkan kukus
Listrik
- Sebagai penggerak utama seperti pompa, kompresor, dan blower
9. Rancangan Struktural
- Membutuhkan rancangan pondasi yang benar dengan tambahan untuk peralatan berat dan peralatan yang menghasilkan getaran
- Fungsi pondasi untuk mendistribusikan beban akibat peralatan shg mencegah terjadinya penurunan tanah yang berlebihan
- Factor yang dipertimbangkan:efek korosi proses, biaya konstruksi, efek iklim
- Bahan konstruksi yang digunakan adalah beton dan baja
10. Sarana Penyimpanan
- Mencukupi untuk bahan baku, bahan intermediate, produk akhir, bahan daur ulang dan bahan baker
- Jenis penyimpanan: cairan (tangki sislindris/bola), gas (bejana tekan silindris/bola), padatan (bins, tangki kedap cuaca)
11. Penanganan Bahan
- Sifat fisik dan kimia
- Jenis dan jarak perpindahan bahan
- Jumlah bahan yang dipindahkan per waktu
- Sifat umpan dan pengeluaran dari lat penaganan material
- Sifat operasi penanganan bahan (kontinyu/intermittent)
12. Pertimbangan Paten
- Paten:kontrak antara penemu dan public, yang memberikan hak khusus kepada penemu untuk mengendalikan penggunaan dan pemanfaatan hasil penemuannya bila penemu mengungkapkan seluruh hasil penemuannya kepada public
- Berlaku selama 17 tahun
Struktur organisasi
RUPS: Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Bentuk Badan Hukum Perusahaan
Keuntungan Perusahaan Yang Berbentuk PT adalah
- Kelangsungan perusahaan lebih terjamin karena perusahaan tidak tergantung pada satu pihak dan kepemilikan bisa berganti
- Kemungkinan penambahan modal unuk perluasan lebih mudah
- Pengelolaan perusahaan terpisah dari pemilik pemilik saham sehingga tanggung jawab jalannya perusahaan tergantung pengelola
- Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan secara efisien dan professional
- Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pemilik saham
Struktur yang dipakai adalah strutur organisasi garis dan staff, karena:
- Struktur organisasinya sederhana dan jelas
- Pembagian tugas jelas antara pelaksana tugas pokok dan pelaksana tugas penunjang
- Wewenang dan tanggung jawab lebih mudah dipahami sehingga tidak ada kesimpangsiuran perintah dan tanggung jawab kepada karyawan
- Pengambilan keputusan lebih efisien karena staf dapat memberi pandangan, saran kepada pimpinan
- Disiplin kerja dapat terlaksana dengan baik
Tugas dan Wewenang RUPS
- Menetapkan bentuk perusahaan
- Mengangkat dan memberhentikan Dwn Direksi dan Komisaris
- Menetapkan besarnya devident
- Mensayahkan besarnya anggaran perusahaan yang diajukan dewan direksi
- Menerima dan menolak pertanggungjawaban D Komisaris dan D Direksi.