Arkanul Bai’ah

Kejelasan jiwa ukhuwah dalam berinteraksi dan bergaul. Jiwa keislaman yang menonjol pada tarbiyah semenjak kelahirannya. Mewarnai secara dominan setiap perangkat tarbiyah, yang sering dikatakan oleh Imam Hasan Al Banna dalam banyak risalahnya dan yang dituturkan secara tertib dalam sepuluh poin di Risalah Ta’alim, yang dinamakan dengan arkanul bai’ah (rukun-rukun ba’iah).

Sepuluh poin arkanul bai’ah (rukun-rukun bai’ah) di Risalah Ta’alim. Yaitu:

1. Pemahaman. Telah diletakkan batas-batasnya dalam Ushulul ‘Isyrin.

2. Ikhlas, yakni semata-mata mengharap ridha Allah dalam setiap kata dan tindakan.

3. Amal, yaitu sebuah ilmu dan ikhlas.

4. Jihad, yang dimulai dengan pengingkaran hati dan diakhiri dengan perang di jalan Allah.

5. Pengorbanan, yakni mempersembahkan jiwa, harta benda, waktu dan segalanya dalam rangka meraih cita-cita.

6. Taat, yakni melaksanakan perintah, baik dalam keadaan sulit maupun mudah, dalam keadaan berat maupun ringan, sepanjang tidak dalam rangka maksiat kepada Allah.

7. Tegar, yakni bahwa setiap anggota senantiasa bekerja dalam jihad menuju cita-citanya.

8. Kemurnian, yakni bahwa akal pikiran seorang anggota harus bersih dari jalan pikiran asing. Yang ada hanya jalan pikiran milik sendiri. Baik terhadap suatu prinsip ideologi maupun individu tertentu.

9. Ukhuwah, yakni pengikatan hati dan jiwa dengan ikatan aqidah.

10. Tsiqah, yakni kepercayaan dan kepuasan seorang jundi terhadap kemampuan dan ketulusan hati qiyadah-nya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.